League of Legends: Wild Rift kembali menjadi perbincangan netizen. Bukan karena pencapaiannya dalam anniversary ketiga, melainkan cinematic trailer yang dibuat menggunakan generative AI.
Riot Games merilis trailer tersebut melalui media sosial Weibo. Tidak begitu mengejutkan, pengguna media sosial tersebut meluapkan amarahnya. Mereka mengkritik habis-habisan setiap aspek dari trailer tersebut sambil menganggapnya sebagai “kurang ajar”.
Trailer Anniversary Ketiga League of Legends Wild Rift China Penuh Kritikan!
Meski awalnya trailer terunggah di Weibo, media sosial asal China, pengguna Reddit Winter_underdog membagikannya di dalam Subreddit. Tak perlu menunggu lama, trailer tersebut sudah beredar di media sosial lain seperti X.
Cukup mudah untuk mengenali setiap elemen yang berupa hasil konten buatan AI. Memang, beberapa karakter Champion yang tidak asing seperti Jinx, Aurora, dan Seraphine muncul, tetapi animasinya terlihat begitu kaku, terutama dalam lip syncing. Bahkan, terdapat beberapa karakter yang justru terlihat seperti di film Pixar.
Pengguna Weibo, Reddit, dan X beramai-ramai mengkritik keputusan Tencent, pemilik Riot Games, untuk membuat konten hasil pembuatan AI itu. Setelah backlash semakin parah, konglomerat asal China itu menarik trailer dari platform media sosial resminya.
Tentunya, ini bukan cara yang efektif untuk merayakan anniversary ketiga Wild Rift. Sangat tampak mayoritas penggemar menyindir penggunaan AI alih-alih mengandalkan animator profesional.
Produser Eksekutif Buka Suara
David Xu, produser eksekutif Wild Rift, telah membuka suara melalui X. Ia hanya mengungkap video tersebut tidak mencapai harapan bagi penggemar.
Ironisnya, ia tidak menyebutkan secara gamblang tentang penggunaan AI untuk promosi. Alih-alih begitu, ia hanya memastikan pihaknya akan selalu memberi standar tinggi untuk pembuatan konten pada masa depan.
Tetap saja, netizen masih tidak puas. Mereka merasa Xu tidak mengaku video tersebut menggunakan generative AI, yang masih menjadi sorotan di industri kreatif.
“Meski Tencent yang mempublikasikannya, kalian di LA harus lebih tegas pada siapapun yang mengerjakan WR. Konten seperti itu terasa seperti penghinaan bagi pemain China yang merasa AI slop bisa diterima untuk merayakan event,” tulis Spideraxe melalui X.